Cara Memilih Handphone Bekas ( Blackbery , Nokia , dll )

Okay, kali ini Aku ada info bagus nih untuk Anda yang ingin dan akan membeli hape/ponsel bekas. Jangan sampai kejadian seperti teman aku, yang merasa tertipu setelah membeli hp bekas dari teman sendiri, teman rekan kerja sendiri, yang katanya hp itu bagus, dari tangan pertama. Namun setelah dia deal membeli hp itu dengan harga sekian, selidik punya selidik hp bekas itu baterainya cepat drop, karena emang baterainya tidak asli setelah di chek bareng-bareng. Temenku yang beli hp bekas ini juga tidak bilang-bilang dulu ama temen-temen yang lain kalo dia ingin beli hp. Jadi khan setidaknya ada yang kasih saran, atau bisa bantu chek dulu sebelum deal dibeli. Ya, akhirnya temenku yang beli hp ini minta uang ganti ama temenku yang jual itu, hp bekas nya dibalikin. Khan suasananya jadi ga enak, udah dibeli minta dibalikin lagi.

handphone bekas nokiaNah, untuk Anda jangan terpengaruh ama harga hp bekas yang mungkin harganya murah. Check dulu juga kualitas dan keadaan hape bekas itu. Di bawah ini aku mau kasih tips cara memilih dan membeli hp bekas yang begitu banyak di pasaran.

Bagi yang ga pernah tau harga-harga handphone, dari pada tanya ama temen yang sama sama juga ga tau harga, mendingan pergi ke toko buku atau yang jualan majalah yang mengulas tentang handphone. Lihat harga-harganya disana, kalo mau modal dikit, beli aja tuh majalah, baca-baca dulu di kamar, lihat harganya.

Setelah Anda siap. Anda pun pergi ke pusat penjualan handphone. Pilih-pilih barang, karena di sana banyak sekali handphone bekas yang dipajang. Nah, ketika Anda memilih dan menemukan hp bekas yang diinginkan, periksa dan Tanya dulu pada orang yang jualnya, apakah masih lengkap isinya, CD software, buku manual, dus nya dan kalo bisa yang masih ada sisa garansi resminya.

Okay, selain hal hal di atas. Anda juga harus memeriksa keadaan hp second itu. Apakah hp bekas itu belum pernah diperbaiki karena rusak, periksalah dengan teliti bagian bagian hp itu, depan, belakang, bagian dalam juga (belakang baterai), jangan sampai ada tanda-tanda seperti pernah rusak. Perhatikan kondisi segelnya, apakah masih utuh atau rusak bekas bongkaran?

Bila sudah menemukan handphone bekas yang dimaksud, cek keasliannya mulai dari charger, baterai, headset dan lain sebagainya. Coba juga semua fitur hape bekas itu, pastikan masih berfungsi seperti Kamera, radio FM, Bluetooth, sinyal, charger dan lain sebagainya. Nah, itu saja kali sedikit tips tentang cara memilih dan membeli handphone bekas / second. Jangan lupa juga nego harga dan minta garansi dari toko paling ngga satu minggu lah.

Membeli BlackBerry (BB) second adalah alternatif jika anggaran membeli HP baru pas-pasan namun ingin memegang gadget canggih. Jika ini Anda berminat membeli BB bekas, maka ada baiknya Anda tahu bagaimana melakukan pengecekan perangkat gadget canggih ini, sebab dengan begitu Anda bisa mendapatkan Blackberry Second dengan kualitas yang masih baik.

Namun jika anggaran mencukupi tetap saja disarankan untuk membeli yang baru, sebab untuk produk "mahal" sangat berisiko membeli yang second. Cara cek BlackBerry bekas memang tidak semudah membeli hp bekas karena ada beberapa kode yang harus diketahui.

Langkah pertama dalam melakukan pengecekan adalah, silahkan masuk ke menu:

Options -> Security Options -> Firewall

Jika nanti muncul tulisan enabled dengan logo gembok merah di sebelahnya, itu tandanya BlackBerry bekas tersebut terkena kebijakan internet dari pengguna sebelumnya.

Jadi, hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli BlackBerry bekas adalah memastikan bahwa PIN tidak disuspend dan semua layanan BB sudah bebas dari kebijakan pengguna sebelumnya (PIN sudah dirilis). Hal penting lainnya adalah memperhatikan kesesuaian nomor PIN dan IMEI di menu status dengan di doos BlackBerry Anda.

Jika ternyata nomor Imei yang tertera di layar berbeda dengan yang ada di dos (kotak BB), maka sebaiknya Anda jangan membeli BB bekas itu. Yang harus dicek selanjutnya adalah yang menyangkut kondisi fisik seperti kualitas microphone, tata letak keypad, efek vibrator, dan lainnya. Kalau yang ini sih semua pasti tahu...

Membeli BlackBerry
bekas tidaklah sesederhana seperti membeli ponsel bekas lainnya. Jangan
sampai tertipu. Ada beberapa hal yang harus Anda cermati sebelum
memutuskan untuk membelinya.
Anda jelas perlu memeriksa dengan
teliti spesifikasi produknya. Alasannya, banyak pengguna akhirnya tak
bisa akses sama sekali layanan karena PIN disuspen (ditolak) atau
sebelumnya menggunakan jenis layanan operator berbeda (PIN belum
dirilis).
Salah satu cara mudah dalam persoalan spesifikasi ini
bisa dilakukan dengan melakukan WIPE BlackBerry alias mereset secara
blue-collar perangkat agar data yang ada sebelumnya bisa hilang. Cara WIPE
adalah sebagai berikut:
Masuk menu OPTIONS >> SECURITY
OPTIONS >> GENERAL SETTINGS >> Tekan logo BlackBerry
disamping gambar telepon hijau >> Pilih menu WIPE HANDHELD
>> Ketikan tulisan BlackBerry. Proses WIPE pun berjalan.
Jika proses itu sudah tuntas, maka masukkan SIM Card Anda yang sudah bisa mengakses layanan BlackBerry.
Lihat
logo tulisan di gprs/edge/3g di sebelah kanan layar ponsel Anda.
Apabila tulisannya masih huruf kecil, kemungkinan besar PIN ponsel
disuspen. Cara ini juga bisa memastikan bahwa memori selanjutnya akan
kosong, tidak lagi terisi berbagai aplikasi bawaan dari pemilik
sebelumnya.
Di sisi lain, Anda juga bisa mencoba memperbesar
huruf kapital tadi dengan masuk menu OPTIONS, lalu ADVANCED OPTIONS,
lalu HOST ROUTING TABLE, lalu klik simbol BlackBerry, dan selanjutnya
pilih menu REGISTER NOW.
Apabila dua cara ini dilakukan dan huruf
masih kecil, besar kemungkinan suspen atas personel identification
number/PIN masih terjadi sehingga BlackBerry bekas hanya bisa menelepon
dan SMS. Pembeli unit seken juga tak kalah penting memeriksa IT policy
dengan melakukan sebagai berikut:
Masuk menu OPTIONS >>
SECURITY OPTIONS >> FIREWALL. Jika muncul tulisan enabled dengan
logo gembok merah di sebelahnya, maka BlackBerry bekas terkena
kebijakan internet dari pengguna sebelumnya.
Kebijakan
sebelumnya, misalnya BlackBerry Entreprise Service (BES), akan membuat
Anda tidak bisa mengakses layanan internet di luar yang telah ditentukan
sehingga kenyamanan berselancar di dunia maya akan terganggu.
Jadi,
dua kunci utama dalam membeli BlackBerry bekas adalah memastikan bahwa
PIN tidak disuspen dan layanan sudah bebas dari kebijakan pengguna
sebelumnya (PIN sudah dirilis). Prosedur lainnya yang tidak kalah
penting adalah memperhatikan kesesuaian nomor PIN dan IMEI di menu
status dengan di dus BlackBerry Anda.
Jika ternyata berbeda,
sangat disarankan untuk tidak dibeli daripada berabe di kemudian hari.
Saran lainnya, sama saja dengan membeli ponsel standar. Misalnya kondisi
barang (mulus atau tidak), kualitas microphone, tata letak keypad, efek
vibrator, dan lainnya.
Yang jelas, membeli BlackBerry bekas tidaklah sesederhana seperti membeli ponsel bekas lainnya. Jangan sampai tertipu!

Tips untuk mengetahui hp second pernah nyemplung air atau tidak.
Ada beberapa tips dan cara untuk mengetahui hp second yang akan anda beli sudah pernah nyemplung air atau tidak. Ini sangat berguna bagi anda yang akan membeli hp second. Karena takutnya tampilan / casingnya bagus tapi dalamnya rusak bobrok semuanya dan tidak tahan lama. Maka Coba cek hp second yang akan anda beli. Berikut bagian-bagian yang seharusnya di cek  :
  1. Di stiker garansinya ada tulisan dengan spidol merah X-WD (eX Water Damage) Dan di stiker imeinya biasanya juga diurek2 pake spidol merah juga. Tapi ini hanya ada kalau kita servis di konter resmi.
  2. Periksa bagian batre, di hp Sony Ericsson, pada bagian batrenya sebelah atas deket kuningnya itu biasanya ada stiker kecil berwarna putih. Kalau sudah pernah rusak nyemplung air, stiker ini jadi berwarna merah.

Cara Mengetahui Kualitas Hp Second

Membeli handphone bekas menjadi solusi tepat untuk hemat pengeluaran, asal kita mengetahui cara yang tepat untuk memilih handphone bekas sebelum kita datang di toko jual beli handphone.
Cara mengetahui kualitas hp Second
Langkah utama untuk mengetahui Kualitas Hp Second :
adalah dengan melihat kode IMEI yang akan muncul ketika kita ketik kode : *#06#
contoh kode IMEI handphone : 3652130000066893
perhatikan dengan jelas dua angka yang tercetak tebal, urutan angka ke 7 dan ke 8 dari kiri.
* Apabila angka ke 7 dan ke 8 adalah 20 atau 02, Kode IMEI tersebut menunjukan tempat produksi handphone di wilayah Asia yang belum mempunyai kualitas terpercaya atau bisa di bilang kualitas rendah.
* Apabila angka ke 7 dan ke 8 adalah 08 atau 80, kode Imei tersebut menunjukan tempat produksi handphone di wilayah Jerman yang mempunyai kualitas bisa dipercaya dan sudah terbukti panjang umur.
* Apabila angka ke 7 dan ke 8 adalah 01 atau 10, kode IMEI tersebut menunjukan tempat produksi handphone di wilayah Finlandia yang mempunyai kualitas tinggi, sudah banyak terbukti kualitasnya di konsumen dunia
* Apabila angka ke 7 dan ke 8 adalah 00, kode IMEI tersebut menunjukan tempat produksi handphone di wilayah Prancis yang mempunyai kualitas terbaik di antara produsen handphone di dunia.
Selanjutnya kita cek bagian-bagian lainnya:
* Cocokan Kode Indentitas Hp, Periksa Kode Produksi Hp dan lihat apa sesuai antara kode indentitas yang ada di Hp sama di Kardus.
* Coba semua tombol yang ada di Hp, dan rasakan kepekaan tombol.
* Tes telepon ke saudara, cek suara waktu telepon.
* Teliti layar LCD baik2, jangan sampai ada titik hitam.
* Cek vibra yang dimiliki Hp, apakah masih ada atau tidak.
Ingat sebelum membeli kita juga wajib cek harga handphone bekas, bisa kita cek di informasi Hp ,majalah ponsel, Koran atau media-media lain.



0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Gabriel Reinhard Siagian